Postingan

Menampilkan postingan dari Mei, 2013

YUSUF AL-MAKASSARI - Sejarah, Memori dan Jaringan Anti Kolonial - Ahmad Baso

Gambar
  Syekh Yusuf: Ulama Pejuang dari Makassar yang Ditakuti Belanda dan Dihormati Dunia Syeikh Yusuf Al-Makassari berasal dari keluarga bangsawan tinggi di kalangan suku bangsa Makassar dan mempunyai pertalian kerabat dengan raja-raja Banten, Gowa, dan Bone. Syekh Yusuf memiliki pengetahuan yang tinggi, meluas, dan mendalam. Mungkin bobot ilmu seperti itu, disebut dalam lontara versi Gowa berupa ungkapan (dalam bahasa Makassar): tamparang tenaya sandakanna (langit yang tak dapat diduga), langik tenaya birinna (langit yang tak berpinggir), dan kappalak tenaya gulinna (kapal yang tak berkemudi). Ketika Kesultanan Gowa mengalami kalah perang terhadap Belanda, Syekh Yusuf pindah ke Banten dan diangkat menjadi mufti di sana.  Pada periode ini Kesultanan Banten menjadi pusat pendidikan agama Islam, dan Syekh Yusuf memiliki murid dari berbagai daerah, termasuk 400 orang asal Makassar yang dipimpin oleh Ali Karaeng Bisai. Ketika pasukan Sultan Ageng dikalahkan Belanda tahun 1682, Syekh Y...

HASAN MUSTAPA - Cangkang Suluk dan Puisi-puisi Haji Hasan Hasan Mustapa - Hawe Setiawan

Gambar
Hasan Mustapa: Sastrawan Sufi Sunda dan Warisan yang Terlupakan Haji Hasan Mustapa adalah tokoh penting dalam sejarah sastra dan spiritualitas Sunda yang hidup pada akhir abad ke-19 hingga awal abad ke-20. Ia dikenal sebagai penghulu besar di Bandung dan memiliki latar belakang pendidikan Islam yang mendalam sejak usia dini, termasuk pengalamannya belajar dan mengajar di Mekkah. Karya-karyanya terbagi dalam bentuk puisi dan prosa, sebagian besar ditulis dalam bahasa Sunda dengan aksara Arab Pegon. Gaya bahasanya khas, menggabungkan istilah Arab dengan bahasa Sunda secara harmonis, serta penuh dengan simbolisme mistis yang dalam. Melalui bentuk-bentuk puisi seperti dangding dan pupuh, ia menghadirkan renungan-renungan sufistik dengan struktur yang rumit dan kaya makna. Sayangnya, banyak karya asli Hasan Mustapa tidak terselamatkan, dan sebagian besar hanya dikenal dalam bentuk salinan yang dikumpulkan oleh para peneliti. Penerjemahan puisinya ke dalam bahasa Indonesia dan Inggris mengha...

Filsafat Kebudayaan

Gambar
Apa itu Budaya? Bukan Sekadar Tradisi, Tapi Proses menjadi Manusia. Kuliah ini mengajak kita menyelami perjalanan panjang pemikiran budaya, dimulai dari hal yang paling mendasar, yaitu pengalaman manusia itu sendiri. Dengan pendekatan fenomenologi dan hermeneutika, kita diajak untuk memahami bahwa realitas paling nyata bukanlah data atau teori, melainkan pengalaman langsung yang kita hayati—yang kemudian ditafsirkan melalui bahasa, konsep, dan budaya. Dari sini, pembahasan mengalir ke strukturalisme dan pasca-strukturalisme, yang membongkar bagaimana makna dibentuk oleh sistem dan struktur, lalu dikritisi sebagai sesuatu yang tidak pernah stabil oleh para pemikir seperti Derrida. Kuliah ini juga menelusuri jejak sejarah konsep “budaya”, dari Cicero dan Kant, hingga kritik terhadap budaya klasik yang statis. Kita diajak melihat budaya sebagai proses dinamis yang penuh pergulatan kekuasaan, identitas, dan transformasi. Di tengah era globalisasi, isu-isu seperti hibriditas budaya, masa de...